Hari pertama arus balik libur Natal, Jasa Marga catat 125

Hari pertama arus balik libur Natal, Jasa Marga catat 125. 217 kendaraan ke Jakarta

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) merekam sebanyak 125. 217 kendaraan menuju Jakarta pada hari pertama aliran balik libur Natal (26 Desember 2020).

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga mengatakan, nilai tersebut merupakan kumulatif arus berserakan lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat) dan GT Ciawi (arah Selatan).

“Total volume lalin yang menuju Jakarta ini turun 2, 2% jika dibandingkan lalin new biasa, ” ujar Dwimawan dalam siaran resmi, Minggu (27/12).

Untuk bagian lalu lintas menuju Jakarta sebab ketiga arah yaitu mayoritas sebesar 48, 96% dari arah Timur, 29, 84% dari arah Barat dan 21, 19% dari arah Selatan.

Untuk arah timur GT Cikampek Utama 2, dengan total 33. 936 kendaraan menuju Jakarta, naik sebesar 10, 0% sejak lalin new normal. Sementara dari GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 27. 373 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 13, 2% dari lalin new normal .

Membaca Juga: Terbang ke Bali, Menteri Sandiaga Uno memeriksa penerapan protokol kesehatan

“Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 61. 309 kendaraan, turun sebesar 1, 7% dari lalin new normal , ” katanya.

Selanjutnya, lalin menuju Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak merupakan sebesar 37. 370 kendaraan, turun sebesar 7, 6% dari lalin new normal .

Sementara itu, jumlah kendaraan dengan menuju Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi 2 Tiang Tol Jagorawi sebanyak 26. 538 kendaraan, naik sebesar 5, 5% dari lalin new normal.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan pra memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan sempurna, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan kedok, cuci tangan dan jaga jarak) saat berada di Tempat Reses, isi BBM dan saldo kekayaan elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas mengikuti istirahat jika lelah berkendara, ” pungkas Dwimawan.

gong2deng –>

Editor: Yudho Winarto