India melepaskan tentara China yang menyimpang melintasi perbatasan Ladakh

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Surat kabar militer resmi China mengatakan bahwa India telah memulangkan seorang tentara China dengan tersesat melintasi perbatasan de facto yang diperebutkan di wilayah Himalaya barat di mana kedua belah pihak telah terkunci dalam ketegangan. Tentara itu diserahkan pada Rabu pagi, menurut laporan PLA Daily.

Dikutip dari Aljazeera, Hu Xijin, pemimpin redaksi Global Times dengan didukung negara, juga mengkonfirmasi kembalinya tentara tersebut, dengan mengatakan metode tersebut “membawa pesan optimis ke perbatasan China-India yang tegang”. India dan China telah mengumpulkan beribu-ribu tentara di wilayah itu sesudah bentrokan mematikan pada bulan Juni.

Tetangga bersenjata nuklir telah terkunci di dalam konfrontasi perbatasan selama berbulan-bulan di wilayah Ladakh, dengan pasukan saling membunuh dalam pertempuran satu lawan satu dan melepaskan tembakan ke udara. Dua puluh tentara India tewas dalam perkelahian sengit itu.

China diyakini juga mendapat objek tetapi belum memberikan rincian apapun. Itu juga menahan setidaknya 10 tentara India, termasuk empat hero, setelah perkelahian mematikan itu. Itu dikembalikan tiga hari kemudian setelah negosiasi militer dan diplomatik yang intens.

Dalam sebuah pernyataan dalam hari Senin, pihak India mengatakan telah “menangkap” seorang tentara China yang diidentifikasi sebagai Wang Ya Long dan mengatakan dia mau dibebaskan setelah “menyelesaikan formalitas”.

Baca Juga: Indonesia tidak mengizinkan pesawat militer AS untuk mengisi BBM di wilayah NKRI

Kementerian pertahanan China pada Senin malam mengatakan tentara yang jatuh itu telah membantu penggembala mengerahkan yak ketika dia tersesat di dalam Minggu malam. Pernyataan itu juga menyerukan pembebasan prajurit itu secepat mungkin untuk “menjaga perdamaian & ketenangan” di perbatasan.

India & China masing-masing telah menempatkan puluhan ribu tentara didukung oleh artileri, tank, dan jet tempur dalam wilayah tersebut sejak pertempuran Juni, meskipun beberapa putaran pembicaraan.

Analis mengatakan kedua belah pihak padahal menggali untuk pertarungan musim dingin yang panjang dan sulit di utara.

Ketegangan juga meluas ke kehidupan sipil, dengan beberapa nasionalis India menuntut pemboikotan barang-barang China dan pemerintah melarang banyak penerapan media sosial dari saingan utamanya.

India juga mencari hubungan ketenangan yang lebih erat dengan negeri lain yang waspada terhadap kekuatan militer China yang berkembang.

Australia pada Selasa mengumumkan akan mengambil bagian, untuk pertama kalinya, dalam latihan angkatan laut dengan India, Jepang, dan Amerika Serikat dalam Samudra Hindia.

Sementara itu Pengantara Kepala Staf Angkatan Darat India Letnan Jenderal S K Saini berada di AS untuk berunding dan mencari peralatan lain untuk digunakan dalam pertempuran di perbatasan China, kata sumber-sumber pemerintah.

 


–> Video Pilihan gong17deng –>
PERTAHANAN DAN KEAMANAN

gong17deng –>