kios-sederhana-dengan-banyak-stoples-isi-topping-bikinan-sendiri-1

Kios Sederhana dengan Banyak Stoples Isi Topping Bikinan Sendiri

Sumber: Tabloid Langsung | Editor: Hendrika

KONTAN. CO. ID kepala

Tak tersedia yang menyangka bila stan kecil berukuran tidak bertambah dari 3 meter x 3 meter milik Ko Acia itu mampu menghasilkan omzet setidaknya Rp 8 juta per hari. Kebugaran es campur racikan Ko Acia memang membuat siapa saja yang pernah merasai tergerak untuk datang sedang.

“Sejak buka di Jakarta, sungguh di sini kios aku, ” kata Ko Acia. Lelaki berambut cepak itu hijrah ke Jakarta sebab Pontianak tahun 1980. Pada tahun itu juga tempat langsung membuka usaha es campur. Maklum, di tanah air asalnya, sejak tahun 1975 Ko Acia memang telah berjualan es campur.

Kios kecil itu hanya berisi 3 kursi panjang untuk sembilan konsumen. Uniknya, meja raciknya benar besar dan penuh. Bagimana tidak, semua bahan pokok es campur ada pada meja racik itu. Setidaknya ada dua panci tinggi berisi kacang merah serta kacang hijau. Ada lima stoples berukuran besar menyimpan aneka topping kolang-kaling, agar-agar, selasih, cendol, cincau, & sari kelapa. Deretan stoples besar inilah yang membuat menarik kedai Ko Acia.

Sekalipun daya tampung kedai es campur ini terbatas, antrian duduk tak akan panjang. Selain ada kursi bunga, kebanyakan pembeli memesan es untuk dibawa pulang. Makin sejak Ko Acia menelungkupkan layanan pesan antar meniti aplikasi.

Sekalipun ramai pesanan, zaman tunggu untuk bisa menikmati semangkok es campur Ko Acia tak akan periode. Sebab, Ko Acia cuma butuh waktu 3 menit saja untuk menyajikan semangkok es campur.