LPS rahasiakan bank penerima penempatan dana, ternyata ini alasannya

Reporter: Memperhitungkan Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Memelihara stabilitas keuangan sekaligus termasuk data yang sensitif, Lembaga Penjamin Cadangan (LPS) mengaku tak bakal menguak bank yang akan menerima penempatan dana dari LPS secara terperinci.

Maklum, penempatan dana LPS di bank sesuai PP 33/2020 benar khusus diperuntukkan calon bank malang. Cuma bank dalam pengawasan serius (BDPI), atau bank dalam perlindungan khusus (BDPK) yang bisa menyambut penempatan dana ini.

“Kami tentu akan melapor kepada presiden serta DPR sesuai kewajiban dalam UNDANG-UNDANG LPS. Namun, tentu tidak mampu secara individu bank kami laporkan mengingat sensitifitas isunya, ” sirih Ketua Komisioner LPS Halim Alamsyah kepada Kontan. co. id, Minggu (12/7).

Baca Selalu: LPS Bisa Menyuntik Dana Ke Bank yang Bermasalah

Halim menjelaskan, kewenangan anyar LPS menempatkan sokongan ini sejatinya memang bertujuan buat menjaga stabilitas sistem keuangan. Maksudnya berbeda dengan skema penempatan dana yang bisa dilakukan pemerintah pada bank jangkar maupun bank mitra.

Penempatan dana oleh pemerintah bertujuan kembali menggairahkan penyaluran kredit, sedangkan penempatan dana LPS bertujuan buat mitigasi agar BDPI, maupun BDPK tak meningkat statusnya menjadi bank gagal.

“Dalam konteks LPS, penempatan dana hanya dilakukan kepada bank bermasalah. Namun perlu dicatat, LPS tidak menyelamatkan pribadi bank, memperbedakan menjalankan amanat undang-undang untuk mengikhtiarkan permasalahan bank, menjaga stabilitas pola keuangan agar tak menjadi bank gagal, ” sambungnya.

Merujuk PP 33/2020, LPS penempatan dana mau dilakukan selama maksimum dilakukan selama enam bulan. Secara total kadar penempatan maksimum 30% dari substansi LPS, sementara tiap bank penuh bisa menerima penempatan dana dua, 5% dari aset LPS. Halim bilang kini aset LPS menyentuh Rp 128 triliun.

Penempatan biaya LPS juga tak gratis, sebab bank mesti memberikan jaminan, bentuknya bisa berupa aset bank, aktiva pemegang saham, maupun pengalihan saham kepada LPS.

Baca Juga: LPS bisa bikin bank untuk menadah substansi dari bank gagal

Penjaminan dari bank itu diperlukan jika kelak mereka kandas mengembalikan penempatan dana, LPS bisa mengeksekusi aset yang dijaminkan. Sedangkan bank akan kembali dilimpahkan pada OJK untuk ditetapkan sebagai bank gagal.

DONASI, Sanggup Voucer Gratis!
Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menghadirkan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong13deng –>
LPS

gong13deng –>