Simak rekomendasi saham-saham Grup Emtek dibawah ini

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T. Rahmawati

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA.   Saham-saham Grup Emtek membubung pada perdagangan hari ini. Rabu (16/12), harga saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melaju 11, 57% ke harga Rp 2. 170 per saham. Harga  saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melonjak 14, 29% ke harga Rp 14. 000 per saham.

Harga saham anak usaha baru EMTK, yakni PT Sarana Mediatama Metropolitan Tbk (SAME) turun tipis 2, 78% ke Rp 280 per saham. Analis menilai saham-saham yang tergabung dalam grup Elang Mahkota Teknologi (Emtek) memiliki prospek yang bagus.

Pertama , Elang Mahkota Teknologi sebagai pengendali Surya Citra Media dinilai menjadi lebih aktraktif. Sebagai informasi, EMTK telah mengantongi permisi untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham alias stock split dengan rasio 1: 10 dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (14/12) yang lulus.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham Emtek menyetujui perubahan nilai nominal saham atau stock split dari ukuran nominal sebelumnya adalah sebesar Rp 200 per saham menjadi Rp 20 per saham.

Baca Juga: Berencana stock split, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) kantongi restu pemegang saham

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas memperhitungkan, perubahan nilai nominal saham tersebut memberikan dampak positif sehingga saham EMTK akan menjadi lebih likuid dan transaksi harian bisa bertambah meningkat.   “Dan jangka lama biasanya untuk saham-saham yang stock split memiliki prospek bagus, ” membuka Sukarno, Rabu (16/12).

Sukarno melihat saham EMTK menarik lantaran harganya masih dalam kondisi uptrend . Dari segi bisnisnya, perusahaan yang memiliki tiga divisi usaha utama, yaitu media, telekomunikasi dan solusi TI, serta konektivitas masih memiliki ruang untuk tumbuh ke depannya.

Kedua , ada saham Sarana Meditama Metropolitan (SAME). Sebagai informasi, pada 30 November 2020, EMTK resmi mencaplok saham SAME, emiten pemilik rumahsakit (RS) Omni. EMTK mengakuisisi 4, 24 miliar saham atau sama 71, 88% saham SAME.

Kadar total transaksi tersebut mencapai Rp 581 miliar atau setara 137 per saham. Saham itu dibeli dari PT Omni Health Care yang berstatus sebagai pengendali SAME.

Baca Juga: Ada net sell Rp 1, 4 triliun di saham Surya Citra Media (SCMA), ini rinciannya

Sukarno mengatakan, aksi akuisisi tersebut mendaulat emiten lebih besar lagi dan lebih menarik karena diversifikasi usaha. Dengan diakuisisi oleh pengendali hangat, maka akan ada potensi suntikan dana untuk ekspansi dalam meningkatkan kinerja SAME ke depannya.

Menurut Sukarno, pemulihan ekonomi bisa menjelma sentimen positif untuk emiten itu sehingga dapat meningkatkan kinerja. “Ketika kondisi aktivitas masyarakat kembali biasa karena adanya vaksin, akan balik meningkatkan minat masyarakat untuk jantan ke rumah sakit kembali, ” tambah Sukarno.

Pun untuk SCMA, Sukarno menambahkan, ketika aktivitas kembali normal pada tahun depan, oleh karena itu belanja iklan akan kembali menyusun. Selain itu, aksi buyback SCMA juga menjadi sentimen positif untuk pergerakan harga saham SCMA.

Dia merekomendasikan saham SCMA dengan bahan harga Rp 2. 500, bagian EMTK dengan target harga Rp 16. 000 atau Rp satu. 600 setelah stock split , dan SAME secara target harga Rp 320.

Baca Juga: Saham EMTK dan SAME sedangkan uptrend, silakan cermati rekomendasi sahamnya

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Sokongan Anda akan menambah semangat saya untuk menyajikan artikel-artikel yang bernas dan bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
EMITEN

gong9deng –>